Langsung ke konten utama

5 INSAN CITA

Kabar Berita

Bismillaahirrahmaanirrahim...
Model dan pola gerakan HMI tidak sama persis dengan model dan pola gerakan mahasiswa yang lain. Adapun persamaan, mungkin itu dalam beberapa hal yang sifatnya furu’, profan. Jika mengacu kepada AD/ART HMI, maka gerakan HMI merupakan formulasi akhir dari beberapa ramuan seperti tujuan, fungsi, peran, arah perjuangan, yang dikombinasikan dengan kebutuhan dari HMI sendiri dan masyarakat, dan diakulturasikan dengan realitas atau kondisi yang sedang berlangsung. Sehingga gerakan HMI dapat benar-benar merupakn gerakan yang sifatnya signifikan, realistis, relevan, dan mudah untuk dievaluasi.
Dari beberapa ramuan seperti disebutkan di awal, itu akan menentukan model dan pola gerakan HMI, baik pada masing-masing Cabang, maupun HMI dalam skala nasional, yang dalam hal ini PB HMI. Setelah dirumuskan model gerakan yang tepat bagi HMI, hal lain yang harus diingat adalah jangan pernah lupa meletakkan NDP sebagai kerangka dasar metodologinya, sebagai fundamental valuenya.
Re-empowering ideologi dan metodologi gerakan
Sebuah gerakan harus memiliki ideologi. Sebagai bagian dari masyarakat, HMI memiliki ideologi yang permanen. Islam sebagai satu-satunya ideologi,
harus mampu menggerakkan, mengarahkan, menjadi pisau analisa, sekaligus dari Islam tersebut akan dilahirkan inspirasi-inspirasi gerakan. Pemahaman dan internalisasi ideologi sangat mempengaruhi komitmen dan konsistensi gerakan. Sejauh mana ideologi tersebut dipahami dan terbatinkan, sejauh itu juga sebuah gerakan akan besar, maju dan efektif. Bagaimana HMI memahami dan bersikap terhadap ideologi? Pertama, bahwa Ideologi harus berangkat dari pandangan dunia dan basis epistemologi yang jelas. Dalam hal ini Islam sebagai satu-satunya ideologi HMI, harus menjadikan nilai-nilai Islam sebagai dasar perjuangan dan gerakan HMI. Kedua, perlu adanya penguatan ke dalam terhadap ideologi, sehingga kekuatan di dalam akan melahirkan dorongan kekuatan keluar. Wacana sebagai nutrisi penguat ideologi harus diperkaya, Islam harus selalu diinterpretasikan kemudian diaktualisasikan, tentu harus selalu dikontekstualisasikan dengan situasi dan perkembangan isu yang ada. Bagi HMI, dalam hal ini pemahaman lebih dalam terhadap NDP menjadi sangat penting.
Niat baik akan baik juga hasilnya jika dilaksanakan dengan cara yang baik dan benar (tepat). Bagi gerakan HMI, ilmu tentang sebuah cara dalam menjalankan ide sangat penting. Sebab dengan itulah tingkat keberhasilan sebuah gerakan dapat diukur dan dievaluasi. Gerakan HMI harus memuat tiga hal pokok, pendidikan, empowering, dan advokasi. Tiga hal pokok tadi harus terjangkau dalam satu jenis atau bentuk program kerja HMI. Membicarakan mengenai metodologi gerakan, dalam ruang yang terbatas ini tentu tidak dapat secara detil. Berikut beberapa kerangka terkait dengan metodologi gerakan (sederhana dan lebih subyektif, hasil refleksi lapangan). Pemahaman terhadap realitas (fenomena atau fakta). Menangkap fenomena, untuk menemukan noumena di baliknya. Memilih dan melahirkan isu strategis, Isu yang harus menghegemoni, serta Analisa dan Perencanaan yang matang.
Penutup
Mengutip Isa Anshari, hanya api yang bisa menyalakan kayu, hanya kayu yang menyala yang bisa menyalakan kayu-kayu yang lain. Hanya yang hak yang bisa meyakinkan hati, hanya hati yang yakin yang bisa meyakinkan hati-hati yang lain. Untuk HMI, teruslah berkarya dan selalu yakin usaha sampai. Dengan demikian tugas hidup manusia menjadi sangat sederhana, yaitu beriman, berilmu, dan beramal. Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PUISI NURANI JIWA

Mungkin hanya laut yang mengerti Kapan langit akan menangis... Atau mungkin hanya buih yang tahu Kapan mendung berganti warna.. Saat ombak melahirkan darah di bibir karang Selarut ini aku tuliskan sebait pesan buatmu Aku lampirkan penggalan mimpi untuk menyapamu Dalam diam...dalam dendam...dalam ketiadaan... Terpagut mata memandang perih Diujung samudera, panggilan hati membawamu pergi Kala hatimu tersayat belati Aku hanya mampu merintih Adakah mereka miliki segumpal nurani? Setetes darah dengan sebuah kerinduan Yang mampu mengeja gambar keangkuhan tanpa makna Semacam doa tanpa harapan Dan sebuah kerinduan yang kering terbakar Kau masih menanti diujung samudera Bertanya pada ombak… Adakah nurani bersinggah menepi? Oh…Palestina… Tragedi tanpa kesudahanmu Meluluh lantakkan qolbu Ingin kurajut perihmu dengan jamahku Obati lukamu dengan jiwa… Agar kalut tak dapat meraja kembali dalam sepi Oh…Palestina Bumi Isa yang ternoda Kala serdadu zionis gagah diujung ...

Malaysia sudut peradaban...

Dahulu terkenang satu cita yang seakan tak terealisasikan di sudut khayalan...  namun... kembali terketuk satu kalimat yang seakan melayang2 di antara telinga dan alam bawah sadar... "Ada masa dimana Allah akan berikan yang kita butuhkan" Allaahu Akbar.... kuyakini, setiap titik kebahagiaan dan kesuksesan ini terselip doa ikhlas seorang Ayah... umi.... yang selalu mendoakan keberkahan, kebahagiaan, kesuksesan untuk putra putri nya.... . . Allaahu jalla jalaaluh... terkadang sedikit rumit bagi hamba terus mengingat kebaikan dan melupakan kesalahan... ketukan terindah menuju arah yang lebih indah..itu lah yang kami harapkan ya Rabb... syukur atas nikmat.... bahagia atas tiada penat.. dan sedih dilapisi bahagia.. hanya mampu mendoakan kesehatan buat ayah dan umi... semoga cinta dan kasih sayang mereka mendapat balasan cinta fan kasih sayang yang lebih dari Mu ya Allaah.... . . Malaysia, 20 oktober 2015

Sampaikan walau sedikit ilmu

Sedikit kucoba menceritakan penggalan nasihat Arab yang hingga saat ini sangat kunikmati khasiatnya... "Obatilah marah dengan diam" Kalimat sakral lagi singkat ini menentramkan segala bala dan emosi membara saat beberapa pihak mengecam untuk melanjutkan kemarahan nya.. Syukurku telah dibekali ilmu bermanfaat oleh ustadzah nashratussyaifa yang saat duduk dikelas 1G di pesantren ia terus menjelaskan definisi dan contoh dari seluruh mahfudzot atau pantun Arab itu..  Kerap kutemukan orang marah.. Emosi membara.. Obatilah marah itu dengan diam.. Sebab tidak semua pertanyaan da jawabannya... Tidak semua lapar makan nasi obatnya.. Tapi diam lah obat jitu menenangkan kawan yang sedang dalam keadaan marah... Semoga bermanfaat... #bersambung #mariberbagi