Langsung ke konten utama

Keluarga Segalanya bukan setidaknya

Bismillah..
Akan kumulai melatih jemari tuk terus menyampaikan asa indah yang menginspirasi khalayak atas gerakan nya..

Satu malam dimana suasana terasa hening.. kulangkahkan kaki menuju kamar kecil terdapat di ujung rumah.. disitulah tempat umi beristirahat. Kucoba tatap mata nya dengan penuh kasih sayang.. kudapati lelah membara diwajahnya.. detak jantung ini pun semakin menjelma.. kekhawatiran pun kian menghampiri.. oh Allah.. apakah aku salah satu penyebab atas kelelahan umi ini..?? Sering meminta banyak, dengan tidak menghiraukan ada atau tidak rezeki yang engkau titip kepada umi kami.. izinkan kebahagian kecil mampu kami berikan kepada umi ya Rabb...

Saat itu kucoba menahan air mata yang kian membasahi wajah ini.. terus kupandangi wajah seorang ibu yang selalu menyayangi serta menasihati ku... oh Allah.. lancar kan segala rutinitas umi.. serasa lemah saat mengingat hal sendu itu..

Umi.. engkau wanita yang sangat mulia.. derajatmu 3 tingkat dibanding ayah.. Umi.. harapku singkat hanya ingin membahagiakan mu.. maaf selama ini sering buat mu lalai akan ibadah karna tingkah ku.. maaf selama ini sering memaksa kehendak yang seharusnya tak pantas kuperbuat.. Ridhoi langkah kakak mi.. izinkan kakak bahagiakan umi secepat mungkin...

Aku anak ke-4 dari 5 bersaudara.. umi berumur 53 sedang ayah ditugaskan di luar kota.. ayah berumur 55 tahun..

#Bersambung

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PUISI NURANI JIWA

Mungkin hanya laut yang mengerti Kapan langit akan menangis... Atau mungkin hanya buih yang tahu Kapan mendung berganti warna.. Saat ombak melahirkan darah di bibir karang Selarut ini aku tuliskan sebait pesan buatmu Aku lampirkan penggalan mimpi untuk menyapamu Dalam diam...dalam dendam...dalam ketiadaan... Terpagut mata memandang perih Diujung samudera, panggilan hati membawamu pergi Kala hatimu tersayat belati Aku hanya mampu merintih Adakah mereka miliki segumpal nurani? Setetes darah dengan sebuah kerinduan Yang mampu mengeja gambar keangkuhan tanpa makna Semacam doa tanpa harapan Dan sebuah kerinduan yang kering terbakar Kau masih menanti diujung samudera Bertanya pada ombak… Adakah nurani bersinggah menepi? Oh…Palestina… Tragedi tanpa kesudahanmu Meluluh lantakkan qolbu Ingin kurajut perihmu dengan jamahku Obati lukamu dengan jiwa… Agar kalut tak dapat meraja kembali dalam sepi Oh…Palestina Bumi Isa yang ternoda Kala serdadu zionis gagah diujung ...

Malaysia sudut peradaban...

Dahulu terkenang satu cita yang seakan tak terealisasikan di sudut khayalan...  namun... kembali terketuk satu kalimat yang seakan melayang2 di antara telinga dan alam bawah sadar... "Ada masa dimana Allah akan berikan yang kita butuhkan" Allaahu Akbar.... kuyakini, setiap titik kebahagiaan dan kesuksesan ini terselip doa ikhlas seorang Ayah... umi.... yang selalu mendoakan keberkahan, kebahagiaan, kesuksesan untuk putra putri nya.... . . Allaahu jalla jalaaluh... terkadang sedikit rumit bagi hamba terus mengingat kebaikan dan melupakan kesalahan... ketukan terindah menuju arah yang lebih indah..itu lah yang kami harapkan ya Rabb... syukur atas nikmat.... bahagia atas tiada penat.. dan sedih dilapisi bahagia.. hanya mampu mendoakan kesehatan buat ayah dan umi... semoga cinta dan kasih sayang mereka mendapat balasan cinta fan kasih sayang yang lebih dari Mu ya Allaah.... . . Malaysia, 20 oktober 2015

Sampaikan walau sedikit ilmu

Sedikit kucoba menceritakan penggalan nasihat Arab yang hingga saat ini sangat kunikmati khasiatnya... "Obatilah marah dengan diam" Kalimat sakral lagi singkat ini menentramkan segala bala dan emosi membara saat beberapa pihak mengecam untuk melanjutkan kemarahan nya.. Syukurku telah dibekali ilmu bermanfaat oleh ustadzah nashratussyaifa yang saat duduk dikelas 1G di pesantren ia terus menjelaskan definisi dan contoh dari seluruh mahfudzot atau pantun Arab itu..  Kerap kutemukan orang marah.. Emosi membara.. Obatilah marah itu dengan diam.. Sebab tidak semua pertanyaan da jawabannya... Tidak semua lapar makan nasi obatnya.. Tapi diam lah obat jitu menenangkan kawan yang sedang dalam keadaan marah... Semoga bermanfaat... #bersambung #mariberbagi